Inseminasi Buatan untuk Membantu Cepat Hamil, Bagaimana Caranya?

Inseminasi Buatan untuk Membantu Cepat Hamil, Bagaimana Caranya?

Inseminasi buatan atau inseminasi artifisial adalah metode perawatan kesuburan memakai pemasukkan sel sperma secara langsung ke serviks atau rahim bersama dengan target memperoleh kehamilan.

Sel sperma yang digunakan termasuk terutama dahulu “dipilah” dan dipilih yang terbaik supaya bisa menaikkan peluang kehamilan.

Jika Moms tetap belum sadar banyak perihal mengenai inseminasi buatan, liat penjelasannya lebih lanjut tersebut ini.

Prosedur Inseminasi Buatan

Mengutip WebMD, prosedur inseminasi buatan kebanyakan bakal ditunaikan dokter bersama dengan memakai alat ovulasi, ultrasound, atau tes darah untuk menegaskan ovulasi kala Moms meniti inseminasi buatan.

Kemudian, pasangan Moms wajib beri tambahan sampel air mani mereka. Dokter bisa saja bakal menganjurkan pasangan Moms untuk jauhi seks selama 2 hingga 5 hari sebelum saat prosedur inseminasi buatan supaya bisa menegaskan jumlah sperma mereka tinggi.

Jika Moms tinggal di dekat klinik atau rumah sakit, pasangan Moms bisa saja bisa mengambil sampel air mani di rumah. Namun jikalau tidak, mereka bakal melakukannya di kamar pribadi. Kemudian, sperma wajib “dicuci” di laboratorium di dalam waktu 1 jam sesudah ejakulasi.

Proses “mencuci” sperma di laboratorium ini mempunyai tujuan untuk menghalau bahan kimia di dalam air mani yang bisa membuat ketidaknyamanan bagi wanita, dan menaikkan bisa saja hamil.

Dokter bakal mencairkan sperma pada suhu kamar selama 30 menit dan beri tambahan bahan kimia yang tidak beresiko untuk menengahi sperma yang paling aktif Inseminasi Buatan .

Dalam perihal ini, dokter bakal memakai mesin sentrifugal untuk mengumpulkan sperma terbaik.

Sperma sesudah itu ditempatkan di dalam tabung tidak tebal yang disebut kateter dan dimasukkan lewat vagina dan leher rahim ke di dalam rahim Moms.

Inseminasi buatan ini berlangsung singkat dan relatif tidak menyebabkan rasa sakit. Banyak wanita menggambarkannya sama bersama dengan pap smear.

Moms bisa saja bakal mengalami kram selama prosedur dan pendarahan gampang sesudahnya.

Dokter termasuk bakal berharap Moms untuk berbaring selama kira-kira 15 hingga 45 menit untuk memberi peluang sperma terasa bekerja. Setelah itu, Moms bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Dalam beberapa kasus, sebelum saat Moms meniti prosedur inseminasi buatan, dokter bisa saja bakal beri tambahan obat kesuburan, seperti clomiphene citrate (Clomid) untuk menolong tubuh berovulasi banyak sel telur.

Baca Juga: Mengenal Induksi Ovulasi, Alternatif Program Hamil Selain Bayi Tabung

ADVERTISEMENT

Jenis Inseminasi Buatan
Salah satu semisal inseminasi buatan yang udah sering digunakan oleh banyak pasangan di bermacam belahan dunia tidak lain adalah IUI (inseminasi intrauterin).

Namun, tak hanya IUI, sesungguhnya tetap tersedia pula beberapa type inseminasi buatan lainnya. Untuk lebih jelasnya bisa Moms liat di bawah ini.

Baca Juga: Saya Sukses Hamil Alami, sesudah 7 Tahun Menunggu dan Hampir Inseminasi

1. Intrauterine Insemination (IUI)

IUI merupakan inseminasi buatan yang kebanyakan dianjurkan bagi pasangan bersama dengan infertilitas aspek pria, infertilitas akibat endometriosis, dan infertilitas bersama dengan penyebab yang tidak diketahui.

Selain itu, wanita yang punyai lendir serviks terlalu kental yang mencegah sperma untuk meraih sel telur termasuk bisa meniti IUI.

“Untuk mengawali proses IUI, seorang wanita wajib minum obat untuk menaikkan kesuburan. Dokter bakal buat persiapan sampel semen bersama dengan menengahi sperma dari cairan mani,” kata Tanmoy Mukherjee, MD, seorang ginekolog dan ahli endokrinologi reproduksi yang berbasis di New York, seperti dikutip dari Parents.

“Selanjutnya, dokter bakal mencampur sperma bersama dengan cairan khusus, sesudah itu memasukkannya lewat vagina memakai kateter. Ketika kateter meraih rahim, dokter bakal mengeluarkan sperma di dalamnya,” lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *